Muh. Rahmat Toding/1801010306
Sebagaimana kebiasaan mahasiswa IAIN Kendari terutama fakultas tarbiyah yang belum mampu standar baik itu dalam penulisan skripsi proposal bahkan makalah dan seterusnya.sehingga mereka di kelas mencerminkan bagaimana diri mereka, gaya belajar, dan motivasi berprestasi, sangat tidak baik. Atau menyontek.
Dalam rangka untuk memutuskan sifat-sifat mahasiswa yang kategori gaya belajar dan motivasi berprestasi tidak baik maka dalam penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif-deskriptif, yaitu mahasiswa yang aktif di dalam proses pembelajaran baik itu data-data yang diperoleh dari hasil pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Analisis data ini menggunakan model miles dan huberman, yakni melalui tahapan titik 2 reduksi, display, dan verifikasi.
Dalam penelitian ini mahasiswa menunjukkan perilaku belajar,manajemen belajar dan strategi belajar yang lemah.dalam mata kuliah metodologi penelitian baik sebagai mata kuliah strategis maupun sebagai mata kuliah puncak belum terbangun. Ini disebabkan kurangnya self ideal, rendahnya self image, dan lemahnya self esteem. Sehingga menunjukkan perilaku commited terhadap kualitas diri.
Dalam kelas pembelajaran adalah proses yang dinamis dimana terjadi interaksi edukatif antara mahasiswa dan dosen sejatinya kedua komponen ini terlibat secara aktif dalam pencapaian tujuan-tujuan pembelajaran.
Salah satu komponen utama dalam perguruan tinggi adalah mahasiswa,sehingga dalam konteks pembelajaran mahasiswa yang berada pada posisi puncak atau belajar para pelajar mesti menunjukkan karakter akademik akademik ilmiah yang kuat.di sini ditemukan secara fakta khususnya pada jurusan tarbiyah sangat gampang dan begitu lemah dalam tradisi belajar dan tradisi akademik pada mahasiswa terutama cara berinteraksi di kelas masih menunjukkan mahasiswa menggunakan cara-cara instan dalam proses perkuliahan seperti memindahkan an-naba Han dari internet dan diklaim sebagai karya sendiri untuk tugas-tugas kuliah terutama khusus untuk mata kuliah metodologi penelitian dalam menyusun tugas tugas makalah ataupun proposal penelitian mahasiswa terbiasa mengambil atau mengcopy dari internet.
Sehingga diharapkan adanya penelitian ini dapat memberi manfaat kepada mahasiswa yaitu sebagai berikut:
A.Mendorong mahasiswa menerapkan gaya belajar yang tepat tertata dan kontinu.
B. Mendorong mahasiswa membangun konsep diri yang positif.
C. Mendorong mahasiswa meningkatkan motivasi berprestasi.
D. Menunjukkan kesulitan-kesulitan belajar penelitian bagi mahasiswa.
E.bagi perguruan tinggi, temuan penelitian ini diharapkan menjadi masukan dalam rancangan model pembelajaran yang efektif dan efisien.
Menurut Malcolm, yaitu ada 5 asumsi krusial tentang karakteristik belajar orang dewasa yang baik dalam perguruan tinggi dan menyandang sebagai mahasiswa yang baik yakni:
1.self-concept atau konsep diri.
2.experience atau pengalaman.
3. Readiness to learn atau kesiapan untuk belajar
4. Orientation to learning atau orientasi untuk belajar.
5. Motivation to learn motivasi untuk belajar.
Dalam penelitian ini mahasiswa diharapkan bisa membentuk diantaranya:
A. Konsep diri.
Bagi mahasiswa membangun konsep diri yang positif sangatlah penting karena hal ini akan berdampak pada cara pandang terhadap belajar dan bagaimana mewujudkan belajar sebagai bagian dari dirinya sendiri.apabila seseorang mahasiswa mempunyai konsep diri atau perilaku yang jujur dan baik maka penting lah ia menanamkan pada dirinya.
B. Motivasi belajar
Ini juga merupakan unsur yang penting, karena sejatinya apabila dalam kehidupan ini motivasi tidak dibangun maka tidak adalah tujuan untuk hidup. Motivasi yang baik akan mencoba untuk membantu itu kita dalam melangkah ke depan.Seperti apa penyebab mahasiswa atau kita belajar keras?
C. Gaya belajar
Banyak pandangan dengan hakikat belajar akan tetapi intinya adalah pada perubahan perilaku diantara ciri-ciri perubahan khas yang menjadi karakteristik perilaku pelajaran penting perubahan itu intensional, 2. Perubahan itu positif dan negatif, 3. Perubahan itu efektif dan fungsional.
Itulah ketiga sikap yang harus dibangun baik oleh para mahasiswa IAIN khususnya program studi manajemen pendidikan Islam, agar bisa mencerminkan sebagai mahasiswa yang cerdas.
dalam pembahasan faktual pada bagian ini fokus pada pendalaman tentang dinamika pembelajaran penelitian mahasiswa jurusan tarbiyah STAIN Kendari terutama dalam mata kuliah metode penelitian meliputi:
1. Perilaku belajar mahasiswa: lemah dalam manajemen belajar, lemah dalam strategi belajar.
2. Konsep diri: dalam konteks ini dapat disimpulkan bahwa pada umumnya mahasiswa jurusan tarbiyah tidak sedikit memiliki konsep diri yang cenderung negatif.
3. Motivasi belajar:salah satu indikator dari motivasi berprestasi adalah selalu berusaha dan tidak mudah menyerah dalam kompetisi, tetapi mahasiswa tidak menyadari, justru dalam penyelesaian bahkan pemberian tugas tugas seperti pengamatan observasi masih ditemukan data-data yang kurang atau miskin. Ini bukan persoalan kesulitan tugas yang diberikan tetapi pada rendahnya kesungguhan melakukan observasi. Sehingga motivasi belajar ini masih minim diterapkan.
Fakta atau realita belajar mahasiswa dalam mata kuliah metode penelitian.
A. Budaya belajar.
Ciri-ciri yang dapat dikenali adalah
1.intensitas kehadiran tinggi tetapi mengabaikan aktivitas perkuliahan seperti tugas-tugas yang setiap pertemuan diberikan.berdasarkan hasil pengamatan terlihat bahwa kelompok pragmatis permisif ini memiliki pandangan yang penting lulus.
2. Pragmatisme-negatif dalam mengerjakan tugas, lama memeriksa tugas-tugas ditemukan perilaku copy paste yang sangat banyak
3. Kelompok bermental lemah adalah beberapa mahasiswa yang memutuskan tidak melanjutkan tetap muka akibat tidak siap dengan model perkuliahan yang berbeda sama sekali dengan yang dilaluinya pada mata kuliah lain.
B. Kesulitan kesulitan dalam memahami proses penelitian:
1. Kesulitan mengungkap fakta-fakta lapangan dalam bahasa operasional.
2. Kesulitan menjelaskan fakta-fakta lapangan yang mengandung masalah.
3. Kesulitan membangun konsep berdasarkan fakta lapangan.
4. Kesulitan merumuskan topik penelitian berdasarkan fakta-fakta lapangan.
5. Kesulitan dalam melakukan sintesis teori (definisi konseptual) dan merumuskan definisi operasional.
6. Kesulitan menjelaskan alur pikir topik penelitian
7. Kesulitan dalam membuat instrumen penelitian
8. Kesulitan dalam memahami teknik analisis data.
Komentar
Posting Komentar